Kriminalitas Dunia Maya: Hacker Vs Cracker
Istilah hacker populer digunakan untuk menunjukan orang yang menembus sistem komputer kemudian mencuri atau merusak data. Ini bukanlah definisi yang tepat, Istilah hacker dan cracker sering dicampuradukkan, meskipun istilah cracker tidak pernah dibahas secara luas. Biar tidak jadi salah paham lagi, berikut ini saya akan berusaha menjelaskan bedanya cracker dan hacker.
Hacker bisa diartikan yang pertama sebagai orang yang menyukai dunia komputer dan senang mempelajari pemograman, dan yang kedua adalah orang yang bisa mengakses komputer atau jaringan secara ilegal, meskipun tidak membahayakan.
Pada istilah yang kedua, hacker dapat dikelompokkan menjadi:
1. Thril-seeker hacker : hacker yang mengakses komputer secara ilegal dengan alasan sebagai tantangan. Meskin mereka memasuki sistem secara ilegal, mereka tidak merusak atau mencuri apapun.
2. White-hat hacker : hacker profesional yang memasuki sistem komputer atau si pemilik sistem untuk menemukan celah celah keamanan lalu memperbaikinya.
Cracker adalah orang yang memasuki sistem komputer dengan tujuan merusak- berlawanan dengan hacker. Biasanya tujuan hacker adalah untuk mendapatkan keuntungan financial, mematikan perangkat keras, membajak perangkat lunak, mendapatkan inforamsi tentang kredit orang, dan mengubah atau merusak data.
Ada empat macam cracker, antara lain;
1. Script kiddies : cracker golongan bawah ini biasanya adalah remaja tanpa keahlian teknis yang mendownload perangkat lunak atau kode-kode program dari internet atau majalah untuk melakukan kerusakan.
2. Hacktivisit ( Hacker Activist ); orang yang menembus sistem komputer karena motif sosial atau politik. misalnya, orang yang meninggalkan pesan tertulis dengan huruf besar pada website sebagai ekspresi pemikiran mereka.
3. Black-hat hacker; orang yang menembus sistem komputer dalam rangka merusak atau mencuri informasi atau menggunakkannya untuk keuntungan ilegal. Pelaku biasanya remaja berbakat atau penjahat profesional serta orang-orang yang berada dibalik serangan-serangan dunia maya pada jaringan korporat.
4.Cyberterrorist; orang yang bermotif politik yang menyerang sistem komputer untuk merusak fisik maupun financial dari banyak orang atau menghancurkan banyak informasi. Beberapa target lainnya adalah pembangkit listrik, sistem air minum, pusat kontrol lalu lintas, bank dan instansi pemerintah.
No comments:
Post a Comment